StationSabungAyam.com

Ratusan Ayam Aduan Mati Terserang Flu Burung

Ratusan Ayam Aduan Mati Terserang Flu Burung

Ratusan Ayam Aduan Mati Terserang Flu Burung РDi Indonesia demam ayam jago sudah dari sejak jaman nenek moyang Indonesia, dimana masyarakat Indonesia rata-rata yang hobi sabung ayam  atau pelihara ayam jago sudah tidak terhitung jumlahnya. Maka dari itu para peternak mengambil kesempatan tersebut untuk budidaya ayam jago untuk meraup rupiah.

Agar menghasilkan ayam jago semuanya butuh proses dan keahlian khusus karena jika terjadi kesalahan maka jelas akan terjadi hal yang merugikan para peternak ayam jago tersebut. Seperti kejadian yang terjadi di Ponorogo tersebut.

Ratusan ekor ayam jago peranakan bangkok milik peternak di Ponorogo, Jawa Timur mati mendadak. Diduga kematian unggas ini terjadi akibat serangan flu burung. Akibat kejadian ini peternak terpaksa harus merugi jutaan rupiah dan para peternak pun menghentikan usahanya karena kekurangan modal untuk kembali bangkit.

Berdasarkan pengamatan di mana belasan kadang ayam jago milik Sumarno warga Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Ponorogo ini kosong tak terisi karena ayam yang dibudidayakan sudah mati sejak seminggu terakhir. Hanya dua ekor ayam keturunan bangkok yang tersisa itu pun kondisinya sakit.

Kondisi serupa juga dialami puluhan peternak ayam jago lain di desa ini sejak seminggu terakhir ratusan ayam jago mati mendadak dan sebagiannya lagi sedang sakit parah.

Awalnya keluar air dari hidung ayam lemas tidak bisa berdiri tegak dan tak berkokok, beberapa saat berikutnya ayam mati lemas dan setiap harinya ada beberapa ayam yang mati karena penyakit tersebut.

Setelah ayam mati badannya berwarna hitam ke biru biruan. Warga menduga kematian ayam ini akibat wabah flu burung yang selama ini menghantui penduduk Ponorogo.

Matinya ratusan ayam jago ini membuat peternak rugi sebab harga ayam jago keturunan bangkok tersebut jika dijual maka keuntungan bisa mencapai Rp 250 hingga 600 ribu untuk setiap ayam tersebut.

Seperti yang dialami Hartono akibat dari kejadian tersebut 42 ekor ayam jagonya mati. Dia harus menanggung kerugian yang tidak sedikit yaitu diatas 20 jt.

Sementara waktu ini dia menghentikan usaha ternaknya karena merugi. Meski sudah berlangsung sekitar seminggu dan ratusan ayam sudah mati namun belum ada petugas dinas kesehatan yang datang ke lokasi.

Warga berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan atau setidaknya bantuan untuk menanangani penyebaran flu burung ini yang dapat merusak kesehatan manusia dan membunuh unggas-unggas mereka.

Demikianlah info dari agen sabung ayam online terbaik di Indonesia dan semoga dengan berita tersebut dapat menambah wawasan para pembaca dan pehobi sabung ayam.

S128Sabung AyamSabung Ayam OnlineAgen Sabung Ayam

www.S128SabungAyam.net