StationSabungAyam.com

Bawang Putih Menjadi Obat Ayam Aduan

Bawang Putih Menjadi Obat Ayam Aduan

Sabung Ayam adalah suatu pertarungan ayam aduan yang sudah lama berada di Indonesia, banyak cara pengobatan yang beredar dan kini sudah menjadi kepercayaan para pehobi sabung ayam. Adapun cara yang kami maksud pada kali ini salah satunya adalah pengobatan ayam aduan menggunakan Bawang Putih.

Bawang putih obat tradisional untuk ayam aduan. Bawang putih berfungsi sebagai antibiotik alamiah bagi ayam aduan. Bawang putih (Allium Savitum) adalah tumbuhan umbi yang termasuk keluarga Amarullidaceae (Farrel,1985). Bawang putih yang terdapat di Indonesia berasal dari daerah Kirgiztan, Asia barat, yang cepat tumbuh menyebar hingga ke Mesir, Perancis bagian selatan, Italia dan Sisilia.

Seperti yang berhasil dirangkum situs Agen Betting dan situs Bandar Taruhan Online melalui S128SabungAyam.net dari informasi Agen Sabung Ayam di arena Sabung Ayam beberapa waktu yang lalu. Bawang putih ada beberapa jenis diantaranya bawang putih varietas putih, merah muda dan kuning.

Menurut Reynold (1982) untuk tujuan pengekstrakan, lebih cocok menggunakan bawang putih varietas putih. Struktur morfologi bawang putih terdiri dari akar, batang semu, tangkai, dan bunga pendek (Farrel,1985). Umbi bawang putih terdiri dari beberapa siung yang terbalut kulit putih tipis. Umbi tersebut merupakan batang semu dan berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan.

Bawang putih mengandung air (56-68%) dan karbohidrat (26-30%). Komposisi paling signifikan secara medis, adalah kandungan senyawa organosulfur (11-35 mg/g fresh garlic). Bawang putih juga mengandung banyak senyawa sulfur seperti penicilin dan prebucol.

Diare pada ayam aduan dapat terlihat dari feses yang dikeluarkan ayam. Feses atau berak tidak berwarna coklat seperti biasanya. Tidak beda jauh dengan manusia, ketika mengalami diare, feses yang dikeluarkan ayam pun terlihat encer dan berwarna putih seperti kapur, bisa juga berwarna hijau. Umumnya diare disebabkan adanya infeksi pada sistem pencernaan oleh bakteri atau cacing.

Sabung Ayam Online – Penyebab diare dapat dapat bagi berdasarkan jenis feses yang dikeluarkan ayam Bangkok, seperti :

1. Berak Kapur atau Pullorum

Berak kapur disebabkan bakteri Salmonella pullorum. Penyakit ini sering terjadi pada anak ayam umur 1-10 hari. Gejalanya adalah nafsu makan menurun, kotoran encer dan bercampur butiran-butiran putih seperti kapur, bulu dubur lengket satu sama lainnya. Jengger keabuan, badan anak ayam terlihat membungkuk, sayap terkulai, dan mata menutup. Selain itu anak ayam akan terlihat pucat, lemah, kedinginan dan suka menyusup mencari tempat yang hangat. Berbeda dengan ayam dewasa, gejala ini tidak terlihat jelas. Ayam dewasa yang terkena berak kapur akan mengalami depresi, anemia, kotoran encer dan berwarna kuning serta penurunan produktivitas telur.

2. Berak Hijau
Penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti, demikian pula pengobatannya. Penyakit ini diduga disebabkan oleh bakteri sejenis Salmonella pullorum. Penularan berak hijau sangat cepat seperti saat jantan mengawini betina, dan melalui pakan yang terkontaminasi dengan ayam yang sakit. Gejala penyakit ini adalah jengger berwarna biru, mata lesu, nafsu makan menurun, dan sekitar dubur terlihat memutih dan lengket.

Selain bakteri, diare pada ayam bisa juga diakibatkan adanya cacing Ascaridia galli di usus ayam. Infeksi cacing mengakibatkan peradangan saluran pencernaan. Sehingga ayam tidak mampu mencerna makanan dengan baik dan pertumbuhannya menjadi terganggu. Castro (1990) menyatakan peradangan usus menyebabkan pelepasan zat-zat seperti histamin, serotonin, prostaglandin yang dapat merangsang peningkatan motilitas otot-otot polos. Peningkatan motilitas tersebut menyebabkan gejala seperti muntah, sakit perut dan diare. Hal ini menyebabkan penurunan fungsi pencernaan dan penyerapan zat-zat makanan dalam usus.

Pemberian bawang putih pada ayam aduan yang diare dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :

1. Kupas bawang putih, lalu dipotong dan iris kecil-kecil, kemudian disuapkan pada ayam yang diare terssebut.
2. Buat serbuk bawang putih dan dicampurkan pada pakan ayam tersebut.

Serbuk bawang putih diperoleh melalui proses yang sederhana. Pertama-tama kupaslah kulit luar bawang putih, kaku di iris tipis. Irisan-irisan tersebut dijemur dalam lapisan plastik hitam yang tipis hingga kering. Lebih baik apabila dicampur juga dengan kunyit yang telah dijemur kering. Setelah kering, bawang putih dan kunyit di blender atau digiling hingga menjadi serbuk. serbuj inilah yang dicampurkan dalam pakan ayam diare tersebut.