StationSabungAyam.com

Asal Dan Sejarah Ayam Hutan Info Agen Sabung Ayam Online

Asal Dan Sejarah Ayam Hutan Info Agen Sabung Ayam Online

Asal Dan Sejarah Ayam Hutan Info Agen Sabung Ayam Online – Pada kesempatan kali ini saya sebagai admin sabung ayam online akan berbagi artikel yang membahas perihal ayam hutan yang dimana jenis ayam tersebut hidup hutan atau alam liar. Ayam hutan tersebut di Indonesia kini banyak yang membudidayakan, akan tetapi pada dulunya ayam hutan tersebut hanya dapat dijumpai di hutan liar yang tak dihuni oleh manusia.

Ayam hutan adalah nama umum bagi jenis-jenis ayam liar yang hidup di hutan. Dalam bahasa Jawa disebut dengan nama ayam alas, dalam bahasa Madura ajem alas, dan dalam bahasa Inggris junglefowl; ayam kampung juga adalah dari keturunan ayam hutan merah (Gallus gallus) ,semuanya merujuk pada tempat hidupnya dan sifatnya yang liar.

Generasi pertama ayam atau nama saintifiknya Gallus domesticus adalah dari keturunan ayam hutan merah (Gallus gallus) . Dengan kemasukan pedagang-pedagang dari Negeri China lahirlah generasi kedua ayam kampong iaitu kacukan di antara ayam kampong generasi pertama dengan ayam kampong Canton dari Negeri China.

Generasi ketiga ayam kampong adalah terhasil dari kacukan beberapa baka asli dari luar negeri yang dibawa oleh penjajah Eropah dengan generasi kedua ayam kampong. Dengan ketiadaan sistem kacukan yang dirancang dan terkawal maka terhasillah berbagai-bagai ayam kampong yang dapat kita lihat hari ini . Adalah sukar untuk menghuraikan jenis-jenis ayam kampong dari sifat-sifat fizikalnya.

Perbedaan ketara adalah dari saiz badan juga menjadikan ayam kampong mempunyai ciri-ciri keunikannya tersendiri. Maka lahirlah berbagai gelaran ayam kampong seperti Ayam Botak, Ayam Bulu Balik, Ayam Selasih, Ayam Janggut, Ayam Laga atau Sabung, Ayam Togel, ayam Katik atau Ayam Jepun dan bermacam-macam lagi gelaran mengikut tempat dan loghat. Aktiviti penternakan ayam kampong telah ujud zaman berzaman sejak datuk nenek kita dahulu.

Ayam-ayam ini dari segi bentuk tubuh dan perilaku sangat serupa dengan ayam-ayam peliharaan, karena memang merupakan leluhurdari ayam peliharaan. Jantan dengan betina berbeda bentuk tubuh, warna dan ukurannya (dimorfisme seksual, sexual dimorphism). Ayam hutan jantan memiliki bulu yang berwarna-warni dan indah, berbeda dengan ayam betinanya yang cenderung berwarna monoton dan kusam.

Demikianlah artikel kali ini yang membahas seputar asal dan sejarah ayam hutan dan semoga artikel kali ini bermanfaat bagi semua orang yang membacanya dan menambah wawasan. Salam Sukses www.S128SabungAyam.net

Judi Sabung AyamAgen Sabung Ayam OnlineJudi Ayam OnlineSabung Ayam Online